Friday, March 20, 2020

Query itu Apa Sih? Yuk Cari Tahu!



Query itu Apa Sih? Yuk Cari Tahu!

Query merupakan suatu kemampuan untuk menampilkan data dari database untuk diolah lebih lanjut yang biasanya diambil dari tabel tabel dalam database. Pengertian Query  yang lain adalah pertanyaan (Question) atau permintaan (Order) informasi tertentu dari sebuah database yang tertulis dalam format tertentu. Query dapat didefinisikan sebagai perintah-perintah untuk mengakses data pada database atau basis data.

Definisi Lain dari Query 

  • Query adalah bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama SQL (Structured Query Language).
  • Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data
  • Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basis data yang ditulis dalam format tertentu.
  • Query adalah suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk pengolahan lebih lanjut.

Pada umumnya, Query terbagi menjadi dua macam, yaitu Select Query dan Action Query.

Select Query mengacu pada permintaan untuk memperoleh data atau informasi yang terdapat didalam database. Sedangkan Action Query merupakan permintaan yang berkaitan dengan operasi-operasi seperti penambahan, pembaruan dan penghapusan. Query menjadi komponen terpenting dalam pengolahan database. Sebab, dengan menggunakan Query sistem tersebut mampu memenuhi permintaan dari banyak pengguna.

Demikianlah pengertian tentang Query. Semoga bermanfaat!


Baca juga:
Apa itu WHMCS? Begini Pengertian Fungsi Serta Kelebihannya!
Perbedaan cPanel dan WHM yang Wajib Kamu Ketahui!
Apa Itu TCP? Begini Pengertian Serta Cara Kerjanya!
Dua Cara Mudah Install Billing WHMCS
Pengertian Fungsi Serta Cara Kerja Mail Server

Thursday, March 19, 2020

Apa itu CloudLinux dan Apa Keuntungan Menggunakannya?



Apa itu CloudLinux dan Apa Keuntungan Menggunakannya?

CloudLinux merupakan suatu sistem yang beroperasi didalam server berbasis centOS yang disediakan oleh Maxserver. Dengan teknologi LVE (Lightweight Virtualizexd Environment),  memungkinkan penyedia hosting memiliki kontrol penuh terhadap CPU, IO Disk dan Memory. Dengan CloudLinux, Server Hosting akan menjadi lebih stabil dan terkontrol pada saat memproses pembagian resources untuk masing-masing user cPanel. (tidak akan menyebabkan overload server).

Memiliki tugas untuk mengontrol dan menjaga kestabilan server. CloudLinux juga memiliki sistem teknologi keamanan yang sangat mumpuni yaitu CageFS. Apa itu cageFS? cageFS adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mencegah pengguna melihat atau mengintip informasi sensitif yang disimpan oleh user lain (Menghindari Kebocoran Data User). Fitur ini akan menurunkan tingkat aktivitas serangan malware suatu akun ke akun yang lain didalam server yang sama.

Ketika Anda memilih paket cloud hosting, mungkin Anda menemukan nama CloudLinux untuk sistem operasinya. Lalu Anda bertanya-tanya, apa itu CloudLinux? Dan apa keuntungannya menggunakan sistem operasi ini di server Anda?

Baca juga: Mengenal Cloud Hosting, Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Keuntungan Menggunakan CloudLinux

1. Meningkatkan keandalan lingkungan hosting.
2. Mengurangi jumlah pertanyaan ke support, membuat pelanggan lebih senang.
3. Memungkinkan Anda untuk meningkatkan jumlah akun per server.
4. Memungkinkan Anda untuk mengendalikan resource server.
5. Mengurangi beban server.
6. Meningkatkan uptime server.
7. Memungkinkan akses dan kontrol yang mudah melalui cPanel.

Nah, itulah sedikit ulasan tentang CloudLinux dan keuntungan menggunakannya. Semoga bermanfaat!


Baca juga:
Kelebihan dan Kekurangan MySQL yang Wajib Kamu Ketahui
Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing yang Wajib Kamu Ketahui
Manfaat SSL Untuk Situs Online Anda
Mengenal Jenis-Jenis Database

Kelebihan dan Kekurangan MySQL yang Wajib Kamu Ketahui



MySQL itu apa sih? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

MySQL merupakan sebuah sistem manajemen database SQL yang bersifat Open Source dan paling populer saat ini. Sistem Database MySQL mendukung beberapa fitur seperti multithreaded, multi-user, dan SQL database managemen sistem (DBMS). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan.

MySQL merupakan sebuah implementasi dari Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.

Kelebihan MySQL

  • Open Source. MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
  • Multi-User MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  • Portable. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  • Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  • Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  • Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  • Performance tuning'. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  • Antar Muka. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  • Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani Alter Table, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
  • Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.

Kekurangan MySQL

  • Tidak cocok untuk menangani data dengan jumlah yang besar, baik untuk menyimpan data maupun untuk memproses data.
  • Memiliki keterbatasan kemampuan kinerja pada server ketika data yang disimpan telah melebihi batas maksimal kemampuan daya tampung server karena tidak menerapkan konsep Technology Cluster Server.
  • Untuk koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti vb, delphi, dan foxpro, mysql kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai dalam program visual.

Nah, itulah Kelebihan dan Kekurangan MySQL yang Wajib Kamu Ketahui. Semoga bermanfaat!


Baca juga:
Mengenal Cloud Hosting, Serta Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian SSH Server Serta Fungsinya!
Pengertian Fungsi Serta Cara Kerja Mail Server
Tips Membuat Domain yang Tepat untuk Website
Pengertian Shared Hosting, Keuntungan dan Kerugian Menggunakannya!

Wednesday, March 18, 2020

Mengenal Cloud Hosting, Serta Kelebihan dan Kekurangannya



Cloud Hosting itu apa sih? Yuk, simak ulasannya berikut ini:

Cloud Hosting merupakan layanan hosting berbasis komputasi awan yang terhubung pada banyak server, dimana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan hosting seperti shared hosting atau dedicated server.

Teknologi Cloud memungkinkan kita memiliki kinerja yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing yang Wajib Kamu Ketahui

Jenis hosting ini biasanya sering digunakan oleh pelanggan hosting, karena menggunakan teknologi terbaru cluster. Cluster memungkinkan membantu apabila salah satu server mengalami down atau bermasalah, server yang tergabung dalam satu cloud dapat mengambil alih tugas server yang down.

Kelebihan Cloud Hosting
  • Akses lebih cepat
  • Lebih fleksibel, tidak ada batasan untuk menambah sumber daya
  • Lebih banyak fitur
  • Server cloud akan otomatis pindah ke server cloud lain jika terjadi error

Kekurangan Cloud Hosting
  • Privasi Tidak Aman
  • Tingkat keamanan tidak terjamin
  • Akses root tidak selalu tersedia
  • Biaya disesuaikan dengan pemakaian. (Semakin banyak pemakaian, biaya yang harus dikeluarkanpun semakin banyak).

Nah, itulah Kelebihan dan Kekurangan Cloud Hosting. Semoga bermanfaat!


Baca juga:
Manfaat SSL Untuk Situs Online Anda
Mengenal Jenis-Jenis Database
Pengertian SQL Beserta Kekurangan dan Kelebihannya
Pentingnya Maintenance Website Secara Rutin

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing yang Wajib Kamu Ketahui



Cloud Computing itu apa sih? Yuk, simak ulasannya sama-sama berikut ini.

Cloud Computing adalah suatu gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan). Cloud computing adalah sebuah konsep pemahaman dalam rangka pembuatan kerangka kerja komputasi secara online lokal (LAN) maupun global (internet) dimana terdapat beragam aplikasi maupun data  dan media penyimpanan yang dapat diakses dan digunakan secara berbagi (shared service) dan bersamaan (simultaneous access) oleh para pengguna yang beragam – mulai dari perseorangan sampai kepada kelas pengguna korporasi atau perusahaan.

Sedangkan Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di dalam diagram jaringan komputer. Sebagaimna awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (di dalam awan) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.

Baca juga: Pengertian SQL Beserta Kekurangan dan Kelebihannya 

Kelebihan Cloud Computing

Biaya Terjangkau
Penggunaan cloud computing sangat hemat biaya untuk alokasi perangkat keras. Cloud computing juga tidak memerlukan maintenance dan mengurangi pemakaian listrik.

Mudah Diakses
Karena data kita tersimpan di dalam server di internet maka mudah bagi pengguna untuk mengakses data dimanapun dan kapanpun asal terhubung dengan internet.

Fleksibilitas
Ketika data yang kita punya terlalu besar maka ia otomatis menambah kapasitas hanya dalam hitungan menit dengan melakukan self-provisioning. Sehingga tidak perlu melakukan penambahan jumlah komputer.

Ramah lingkungan
Cloud computing termasuk teknologi yang ramah lingkungan karena ia tidak memerlukan banyak perangkat keras dan tentunya semakin meminimalisir penggunaan listrik yang tentunya memberikan pengaruh sehingga tidak ramah pada lingkungan.

Kekurangan Cloud Computing

  1. Tidak bisa dijalankan tanpa koneksi internet, itu artinya ketika akan mengakses data maka kita harus berada di daerah yang terjangkau jaringan internet. jika tidak ada jaringan internet maka tidak bisa mengakses data.
  2. Kurang aman terhadap privasi data pengguna, karena di hosting secara bersamaan sehingga sangat mudah diretas oleh hacker.
  3. Ketika data terhapus, maka kecil kemungkinan untuk memulihkan data.
  4. Kepatuhanya kepada provider masih diragukan.
  5. Kemampuan kebijakan keamanan pada provider masih diragukan dan tidak terjamin
  6. Jarangnya diadakan pelatihan dan audit IT sehingga masih banyak yang gagap akan teknologi ini.
  7. Data antar pelanggan sangat rapat sehingga memungkinkan terjadinya data yang tertukar.
Nah, itulah Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tuesday, March 17, 2020

Manfaat SSL Untuk Situs Online Anda



SSL merupakan singkatan dari Secure Socket Layer yang memiliki fungsi untuk melindungi website dari serangan malware. Cara kerja SSL yaitu untuk membuat sambungan aman. Dengan teknologi SSL ini Anda akan selalu diarahkan pada situs web yang aman setiap kali Anda browsing diinternet ataupun melakukan transaksi online.

Sekarang ini perkembangan teknologi semakin meningkat pesat dan hal inipun berdampak pada suatu masalah baru yang muncul, seperti pencurian data dan praktik mata-mata yang semakin meningkat. Jika sedikit melihat ke belakang, sebagaian besar situs web masih aman walau hanya dengan menggunakan protokol HTTP karena pada masa itu masih sedikit ancaman terhadap keamanan data.

Namun, saat ini HTTP sudah mulai ditinggalkan karena dinilai memiliki banyak celah untuk disusupi atau diretas. Maka dari itu penting bagi Anda untuk menggunakan sertifikat SSL pada situs/website online Anda.

Manfaat menggunakan SSL (Secure Socket Layer)

Mengenkripsi Data
SSL mampu mengamankan segala transaksi yang ada di dalam website dengan enkripsi termasuk data, password, dan lain-lain.

Meningkatkan Google Ranking Website
Website yang menggunakan SSL/HTTPS akan mendapatkan ranking SEO lebih baik dari Google.

Meningkatkan Kepercayaan Pengunjung
Dengan menggunakan SSL, pengunjung website tidak akan ragu untuk melakukan transaksi atau berbisnis dengan Anda.

Menghilangkan Iklan yang Dilakukan ISP (Internet Service Provider)
Kelebihan lain yang dapat dilalukan SSL yaitu, mampu menghilangkan iklan yang dilakukan ISP pada website Anda.

Nah, itulah manfaat yang didapat, jika menggunakan SSL pada situs online Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga:
Pengertian SSL Beserta Fungsinya
Apa itu cPanel? Begini Pengertian dan Fungsinya
Penyedia Jasa cPanel Murah
Pengertian Web Hosting dan Fungsinya
Apa itu Website? Begini Pengertian dan Jenisnya!

Mengenal Jenis-Jenis Database



Database merupakan sebuah program komputer yang menyediakan layanan data untuk disalurkan ke komputer atau program komputer lainnya dengan menggunakan model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program yang bersangkutan. Pada umumnya sering menyediakan fungsi-fungsi server dan beberapa DBMS (Database Management System). Misalnya, MySQL atau Microsoft SQL Server yang sangat bergantung pada model klien-server untuk mengakses datanya.

Pada umumnya database terdiri dari data yang digunakan oleh banyak user atau pengguna, dari masing–masing user tersebut tentunya memiliki keperluan yang berbeda–beda juga. Dengan adanya hal ini suatu sistem manajemen database juga dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis dengan fungsi dan kegunaan masing–masing.

Jenis-Jenis Database
  1. Operational Database adalah database yang menyimpan data mendetail yang dibutuhkan untuk mendukung operasi suatu organisasi secara keseluruhan.
  2. Analytical Database adalah database untuk menyimpan informasi dan data yang diambil dari operasional dan eksternal database.
  3. External Database adalah database yang menyediakan akses ke luar, dan data pribadi online
  4. Distributed Database adalah kelompok kerja lokal database dan departemen di berbagai kantor dan lokasi kerja yang lainnya.
  5. Data Warehouse adalah sebuah gudang data yang menyimpan berbagai data dari tahun-tahun sebelumnya hingga saat ini.
  6. End-User Database adalah basis data pengguna akhir yang terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan dari end-user dalam workstation mereka.
  7. Real Time Database adalah sistem pengolahan yang dirancang dalam menangani beban kerja suatu negara yang bisa berubah-ubah, mengandung data terus menerus dan sebagian tidak berpengaruh terhadap waktu.
  8. Relational Database adalah standar komputasi bisnis, dan basis data yang paling umum dipakai saat ini.
  9. Document Oriented Database adalah salah satu perangkat lunak komputer yang dibuat untuk sebuah aplikasi dan berorientasi pada dokumen.
  10. In Memory Database adalah database yang tergantung pada memori untuk menyimpan informasi/ data pada komputer.
  11. Navigational Database pada navigasi database, queries menemukan benda bagi yang mengikuti referensi dari objek tertentu.
  12. Hypermedia Database on the web adalah sekumpulan halaman multimedia yang saling berhubungan dalam sebuah website, yang terdiri dari homepage dan hyperlink dari multimedia (gambar, teks, grafik audio, dan lain-lain).
Nah, itulah beberapa jenis Database yang perlu kita ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:
Apa Itu Database Server? Begini Pengertian, Fungsi dan Cara Kerjanya!
Jenis-Jenis Server dan Pengertiannya!
Pengertian Proxy Server, Jenis, Fungsi Serta Manfaatnya!